BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 20 Maret 2010

Tugas Softskill Ekonomi Management

Perencanaan Sumber Daya Manusia
Sebelum itu, kita lihat pengertian Perencaan SDM itu seperti apa. Perencanaan SDM Justify Fulladalah proses menentukan SDM dan menjamin bahwa organisasi memiliki jumlah dan kualitas yang sesuai dengan yang dibutuhkan pada saat yang pas. Perencanaan yang dilakukan dapat dilakukan dalam jangka pendek dan panjang. Dalam jangka pendek, maksudnya pemenuhan terhadap kebutuhan tenaga kerja satu tahun mendatang, sedangkan jangka panjang, maksudnya pemenuhan terhadap kebutuhan tenaga kerja dalam skala 5 sampai 10th mendatang.

Proses perencanaan sangatlah rumit dan melibatkan beberapa pertimbangan internal maupun eksternal untuk mendapatkan hasil yang optimal. Permintaan terhadap tenaga kerja dipengaruhi oleh perubahan lingkungan eksternal (ekonomi, social, politik, teknologi), organinsasional (rencana strategi, desai pekerjaan) dan lingkungan kerja (absensi, pension, pemberhentian kerja). Inilah yang menjadi pertimbangan dalam permintaan tenaga kerja dalam jangka pendek dan panjang.

Dari sisi penawaran tenaga kerja perlu dilakukan penempatan tenaga kerjadengan melihat bagan dalam perusahaan. Bagan ini memuat pengisian lowongan jabatan dalam perusahaan, pola perpindahan kerja karyawan yang berguna untuk mengetahui persediaan internal sebagai langkah dalam meninvestasikan tenaga kerja. Lalu jumlah tenaga kerja tersebut dibandingkan dan dilihat dari sisi pasar tenaga kerja. Proses terakhir yaitu terjadinya permintaan tenaga kerja dengan penawaran yang terjadi.
Sistem perencanaan ini bermanfaat bagi perusahaan, antara lain :
1. landasan bagi pengadaan tenaga kerja ekonomis dan efektif bagi perusahaan.
2. mengembangkan informasi dasar managemen personalia untuk membantu dalam kegiatan-kegiatan personalia dan unit organisasi lainnya.
3. mengkoordinasi program-program personalia, misalnya rencana penarikan tenaga kerja dan proses seleksi karyawan.


Penarikan Sumber Daya Manusia
Istilah penarikan itu sendiri adalah proses pencarian dan memikat tenaga kerja yang mampu melamar sebagai karyawan perusahaan dengan kualitas yang baik. Calon karyawan ini akan menempati sebuah jabatan atau pekerjaan yang kosong diperusahaan tersebut. Sebelumnya calon karyawan itu harus mengetahui jabatan dan pekerjaan apa yang akan dia lakukan.

Proses Penarikan dan Kendala-kendala
Proses ini dimulai dengan cara mencari pelamar, dan pada akhirnya dengan peyerahan lamaran dari calon karyawan. Pelaksanaan dari proses ini biasanya bagian personalia. Dalam personalia ini melakukan penarika karyawan dengan beberapa cara yaitu pasif(menunggu karyawan), rekomendasi dari karyawan perusahaan, periklanan, agen penempatan kerja, dan lembaga pendidikan.

Evaluasi perlu dilakukan untuk mengetahui kesuksesan dan kegagalan penarikan, yaitu dengan melihat jumlah pelamar yang diterima, jumlah pelamar yang gagal, dan penempatan karyawan yang berhasil.

Seleksi Sumber Daya Manusia
Seleksi adalah proses yang dimulai dengan penyaringan dan diakhiri dengan pengambilan keputusan siapa yang akan diterima. Langkah ini mencakup kebutuhan kerja pelamar dan organisasi, sehingga akan menghasikan karyawan yang layak untuk bekerja dan berkualitas baik.
Tahap-tahap proses seleksi, antara lain:
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Wawancara
3. Tes seleksi
4. Pemeriksaan latar belakang
5. Tes fisik/kesehatan
6. Dicoba kerja terlebih dahulu

Kamis, 07 Januari 2010

Menurut saya Bahasa Indonesia itu?

Akhir-akhir ini makin dirasakan betapa pentingnya fungsi bahasa sebagai alat komunikasi. Kenyataannya bahwa, semua ahli dalam bidang apapun sedang memperdalam dirinya dalam bidang teori dan praktek bahasa. Semua menyadari bahwa interaksi dan segala macam kegiatan dalama masyarakat akan lumpuh tanpa bahasa. Dengan adanya bahasa sebagai alat komunikasi maka semua yang berada disekitar manusia dapat diungkapkan kepada orang lain sebagai bahan komunikasi. Komunikasi dapat memungkinkan tiap orang untuk mempelajari kebiasaan, adat istiadat, kebudayaannya masing-masing. Bahasa adalah alat komunikasi antar anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mereka harus mengetahui bahwa dibandingkan dengan bahasa tubuh, bahasa ucap dengan suara lebih banyak keunggulannya.
Dahulu bahasa melayu yang melanda Indonesia, kini telah disahkan oleh para pemuda,
ikrar yang dikenal dengan nama “Soempah Pemoeda” ini butir ketiga berbunyi “Kami poetera-poeteri Indonesia, mendjoendjoeng tinggi bahasa persatoean, bahasa Indonesia” (Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia). Dalam mengemban misinya, bahasa Indonesia terus berkembang seiring dengan keperluan dan perkembangan bangsa Indonesia, walaupun ada perkembangan yang menggembirakan dan ada perkembangan yang menyedihkan dan membahayakan, Dualisme perkembangan ini memang merupakan dinamika dan konsekuensi bahasa yang hidup Tetapi, karena
bahasa Indonesia sudah ditahkikkan sebagai bahasa yang berkedudukan tinggi oleh bangsa Indonesia, ia harus dipupuk dan disemaikan dengan baik dan penuh tanggung jawab agar ia bisa benar-benar menjadi “cermin” bangsa Indonesia.

Akibatnya, pemakai bahasa Indonesia merasa apatis atau masa bodoh melihat kekangan-kekangan yang hebat terhadap bahasa Indonesia ketika itu. Seolah-olah bahasa Indonesia tidak akan mampu menjadi bahasa ilmu pengetahuan. Kaum penajajh ketika itu memang menginginkan seperti itu sehingga pemakai bahasa Indonesia merasa diri tidak berguna mempelajari dan menguasai bahasa Indonesia. Orang Indonesia ketika itu merasa lebih terpelajar dan terhormat aoabila menguasai bahasa Belanda dengan baik. Orang Indonesia tidak merasa malu apabila tidak menguasai bahasa Indonesia dengan baik, tetapu akan merasa ada yang kurang apabila tidk menguasai bahasa Belanda dengan baik. Akibatnya, tidak banyak orang Indonesia yang mau mempelajari bahasa Indonesia dengan serius dan cukup menguasai bahasa Indonesia ala kadarnya untuk komunikasi umum.Apabila seseorang menggunakan bahasa Indonesia lisan dan lewat lafalnya dapat diduga atau dapat diketahui dari suku mana ia berasal,maka lafal orang itu bukanlah lafal bahasa Indonesia baku. Dengan kata lain, kata-kata bahasa Indonesia harus bebas dari pengaruh lafal asig dan/atau lafal daerah. Kesulitan yang dialami oleh sebagian besar pemakai bahasa Indonesia adalah sampai saat ini belum disusun kamus lafal bahasa Indonesia yang lengkap.

sebagian besar masyarakat Indonesia, Bahasa Indonesia masih merupakan bahasa kedua setelah bahasa daerah (bahasa ibu). Termasuk juga bagi anak-anak Indonesia yang lahir dari perkawinan campur antar
bangsa. Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama kebanyakan kita temui pada keluarga yang terbentuk dari perkawinan antar etnis. Kalau kita lihat dari sejarah, Bahasa Indonesia lahir dari Bahasa Melayu yang pada zaman dulu menjadi bahasa perdagangan antar pulau di Nusantara. Kemudian dikukuhkan menjadi Bahasa Persatuan melalui momen Sumpah Pemuda. Bahasa Melayu menjadi dominan di kala itu dikarenakan fleksibelitasnya akan bahasa-bahasa lain. Karena interaksi bangsa Indonesia saat itu lebih banyak dengan orang-orang Arab, maka Bahasa Arablah yang banyak diserap ke dalam Bahasa Melayu. Pengembangan suatu bahasa terkait dengan bahasa sumber dari bahasa tersebut. Perkembangan Bahasa Melayu tidaklah terlalu signifikan pada saat ini. Kemiskinan dalam memproduksi kata-kata baru membuat Bahasa Melayu menjadi stagnan dan cendrung dianggap sebagai bahasa kuno. Sehingga kalau kita mencoba mengembangkan bahasa Indonesia dengan merujuk kepada bahasa asalnya memang agak sulit. Eksistensi bahasa, selain dipengaruhi kemassifan penggunaanya, juga didukung oleh kemampuan bahasa tersebut dalam mengungkapkan fenomena baru yang berkembang. Bahasa secara filosofis adalah pengungkapan manusia atas realitas melalui simbol-simbol. Oleh karena itu, perkembangan Bahasa Indonesia sangat tergantung pada tingkat keberhasilan menciptakan kosa kata dan istilah-istilah baru. Saat ini Bahasa Inggris menjadi Bahasa No. 1 di dunia. Sehingga pengembangan Bahasa Indonesia sangat tergantung pada dinamisasi penyerapan kata-kata Bahasa Inggris. Tentu saja hal ini penuh resiko. Penyerapan bahasa tidaklah murni pada pengambilan kosa kata saja tapi lebih dari itu. Budaya yang melatarbelakangi bahasa tersebut ikut terbawa. Sedangkan banyak kultur negeri asal Bahasa Inggris yang tidak sesuai dengan konteks Indonesia. Kita tidak perlu apriori. Penyerapan Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia merupakan keadaan yang tak dapat dielakkan di era global dewasa ini. Namun satu hal yang perlu dicatat, jangan sampai situasi ini mengakibatkan alienasi keberadaan Bahasa Indonesia. Sebagai langkah alternatif, menurut penulis sudah saatnya penyerapan kosa kata Bahasa Daerah semakin digiatkan. Tidak saja akan berpengaruh positif pada penguatan persatuan nasional, tapi juga penting dalam pemeliharaan Bahasa Daerah yang saat ini mengalami kemunduran luar biasa. Sangat disayangkan potensi kekayaan kosa kata dan makna Bahasa Daerah yang dekat dalam kesehariaan kita dibiarkan begitu saja.

Problem kedua penggunaan Bahasa Indonesia adalah masih kentalnya dialek daerah dalam percakapan. Dalam pergaulan kita sering mendengar Bahasa Indonesia ala Minang, Bahasa Indonesia ala Medan, Bahasa Indonesia ala Papua, Bahasa Indonesia ala Sunda, Bahasa Indonesia ala Jawa, dan lain sebagainya. Seringkali hal ini membuat risih telinga. Kita tidak punya standar dialek Bahasa Indonesia yang baku. Jika dikatakan dialek Bahasa Indonesia yang benar adalah dialek Jakarta, maka ini barulah sekedar asumsi belaka. Akhirnya, ketika kita meletakkan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan, maka kepedulian kita demi keberlangsungan eksistensi Bahasa Indonesia sangatlah diperlukan. Tidak hanya sebagai alat untuk berkomunikasi, tapi lebih dari itu, dengan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, kita bisa menampakkan pesona keluhuran budi bangsa Indonesia.

Selasa, 05 Januari 2010

Puisi :)

Aku dan kamu
Saat tanpamu hidupku ada yang kurang, rindu menghampiri
Saat denganmu terasa membosankan, semua jenuh
Kenapa ini terjadi?
Saat tanpamu ternyata hanya kamu yang mengerti diriku ini
Saat denganmu slalu pertengkaran yang ada diantara kita
Ini semua bukan mau kita.
Ini semua harus kita jalani.
Kenapa ini terjadi?
Karena walaupun aku denganmu atau tanpamu
Kita harus lewati ini berdua
Tanpa memikirkan adanya perbedaan
Karena itu penyebabnya.
Aku tak ingin kita berpisah bagaimanapun caranya

Datang pergi
Kukira selama ini kau melupakanku
Ku sangka tak ada cinta lagi di hatimu
Sudah lama ku tak memimpikanmu
Wajahmu suaramu indahnya
Kau tak bisa sesuka mempermainkan hatiku
Kau datang cepat kau pergi juga cepat
Disaat hati ini kosong kau ada
Saat ku membutuhkanmu kau tak ada
Ingin ku teriakkan namamu
Teriak sekuat cintaku padamu
Tapi itu takkan terjadi
Karena ku teriak dalam hatiku saja

Jatuh cinta
Ku kenal seorang pria
Gagah dan mempesona
Wajahnya senyumnya ingin ku miliki
Matanya hidungnya ingin ku miliki
Jika ku bertemu dengannya
Hatiku terasa bergetar
Setiap malam ku bermimpi
Andai dia menjadi miliku
Aku jatuh cinta
Aku sungguh cinta kepadanya
Aku ingin dia tau bahwa
Aku mencintainya

Jumat, 01 Januari 2010

Resensi Buku









Judul Buku : Teknologi Bioenergi
Penulis : Erliza Hambali, Siti Mujdalipah, Armansyah Haloman Tambunan, dkk.
Penyunting : M. Topan Nixon dan Tharien Agnes
Desain : Teguh Widyanto
Penerbit : PT AgroMedia Pustaka, cetakan kedua, 2008
Jumlah Halaman : XIII+105

Buku yang menyajikan informasi mendasar mengenai bioenergi ini sangat baik untuk masyarakat agar mereka lebih mengerti tentang pentingnya bahan bakar bioenergi disaat dunia mengalami krisis energi karena global warming.
Sebagai bagian dari masyarakat modern, saya pikir sangatlah penting untuk bagi kita mengetahui hal-hal yang bertujuan menyelamatkan bumi dan menjaganya untuk generasi yang mendatang. Apalagi Indonesia yang memiliki bahan baku yang melimpah, sehingga sangat mudah membuat bioenergi. Buku ini adalah salah satu sarana yang menyediakan informasi itu bagi kita. Ketergantungan manusia terhadap bahan bakar fosil yang telah membawa implikasi negatif terhadap lingkungan. Tujuan pengarang untuk menulis buku ini adalah menyampaikan kepada para pembaca mengenai salah satu bentuk energi alternative yang paling prospektif untuk dikembangkan, yaitu bioenergi.
Jangan dibayangkan buku ini penuh dengan istilah-istilah yang sulit dimengerti, buku ini telah dikemas dalam kata-kata yang mudah dicerna, tanpa mengurangi sedikit pun arti esensial dari informasi yang akan disampaikan, Tak heran begitu banyak penulis dari buku ini. Enam jenis bioenergi dibahas dalam buku ini, dengan membahas dalam satu per satu bab yang ada. Biodiesel yang menggunakan minyak-minyak dari tanaman dan hewan. Bioetanol yang dibuat dari biomassa yang mengandung komponen selulosa. Biogas, yaitu gas yang dilepaskan bahan organik seperti kotoran ternak yang difermentasi. Pure Plant Oil (PPO), yaitu penggunaan vegetable oil sebagai BBM. Biobriket yang juga berasal dari sisa-sisa bahan organik, namun teknolonginya adalah pemampatan dengan daya tekan tertentu. Terakhir, bio-oil yang mungkin sedikit lebih asing, yaitu bahan bakar cair berwarna gelap, diproduksi dari biomassa seperti kayu, kulit kayu, dan kertas.
Pembaca tidak akan kesulitan memahami setiap informasi yang ada, karena semuanya disusun dengan kerangka yang jelas. Yang membantu pembaca yang ingin menggunakannya mengetahui betul bagaimana standar yang baik. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan skema dan grafik, serta data-data statistik yang terpercaya, misalnya diambil dari Direktorat Jendral Listrik dan Pemanfaatan Energi, atau dari sumber buku referensi yang dapat dijamin kebenarannya.

Resensi Film

Judul : Heart Break.com













Jenis Film : Comedy Romance
Produksi : One Star Productions
Produser : Affandi Abdul Rachman
Durasi : 107 menit

Cast & Crew
Pemain : Ramon Y. Tungka, Raihaanun Soeriaatmadja, Gary Iskak, Omesh, Richa Novisha,
Sophie Navita, Edo Borne, Shara Aryo, Jajang C. Noer, Yama Carlos


Sutradara : Affandi Abdul Rachman
Penulis : Syamsul Hadi

AGUS (Ramon Y. Tungka) sedang patah hati dengan pacarnya tercinta, NAYLA (Raihaanun Soeriaatmadja). Mereka sempat berhubungan jarak jauh karena NAYLA harus menghilang untuk studi masternya ke negeri Kangguru selama 1 tahun, mendadak mendaulat putus karena ternyata NAYLA telah berpacaran dengan KEVIN (Gary Iskak). Sahabat AGUS, WAWAN (Ananda Omesh) dan pacarnya RAYA (Richa Novisha) kontan disibukkan dengan mencoba ‘menghidupkan’ AGUS kembali yang kehilangan gairah hidup karena patah hati
Titik terang mulai muncul ketika WAWAN dan AGUS menemukan sebuah lembaga intelijen yang khusus menangani kasus patah hati bernama, HEART-BREAK.COM. Perusahaan ini dipimpin oleh wanita menarik bernama MBAK ELZA (Sophie Navita) yang dibantu oleh agen-agen lainnya seperti FERDY (Edo Borne) dan NADIA (Shara Aryo) Komedi romantis ini bercerita tentang seru dan kocaknya perjuangan jatuh bangunnya AGUS demi usahanya mendapatkan NAYLA kembali dibantu oleh strategi,taktik dan latihan simulasi khusus dari HEART-BREAK.COM.
Film ini dikemas secara apik ditambah dengan alur cerita yang unik memanjakan penonton. Akting Ramon dan Omesh juga terlihat klop, mereka mampu menghidupkan karakter dua sahabat yang konyol dan jenaka terlihat nyata. Lewat film ini, Raihaanun yang berperan sebagai Nayla pun menandai come back-nya ke layar lebar dengan baik.
Semua alur dan spot cerita di film diproduksi One Star dan memakai red-cam ini berjalan baik, frame demi frame. Bahkan special effect pun minim digunakan sehingga gambar yang dihasilkan jernih dan cerah. Film yang disutradarai dan diproduseri Affandi Abdul Rahman serta bergenre romantis berbalut komedi ini bisa dikatakan cocok untuk menghibur diri bagi orang yang memang sedang patah hati.

Senin, 28 Desember 2009

Ragam Bahasa

A. RAGAM BAHASA BERDASARKAN MEDIA/SARANA

Ragam bahasa Lisan
Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide.

Ragam bahasa tulis
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.

Contoh Ragam bahasa lisan Ragam bahasa tulis
1. Putri bilang kita harus pulang 1. Putri mengatakan bahwa kita harus pulang
2. Ayah lagi baca koran 2. Ayah sedang membaca koran
3. Saya tinggal di Bogor 3. Saya bertempat tinggal di Bogor

B. RAGAM BAHASA BERDASARKAN PENUTUR

Ragam bahasa berdasarkan daerah disebut ragam daerah (logat/dialek). Luasnya pemakaian bahasa dapat menimbulkan perbedaan pemakaian bahasa. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh orang yang tinggal di Jakarta berbeda dengan bahasa Indonesia yang digunakan di Jawa Tengah, Bali, Jayapura, dan Tapanuli. Masing-masing memilikiciri khas yang berbeda-beda. Misalnya logat bahasa Indonesia orang Jawa Tengah tampak padapelafalan/b/pada posisiawal saat melafalkan nama-nama kota seperti Bogor, Bandung, Banyuwangi, dll. Logat bahasa Indonesia orang Bali tampak pada pelafalan /t/ seperti pada kata ithu, kitha, canthik, dll.
Ragam bahasa berdasarkan pendidikan penutur. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok penutur yang berpendidikan berbeda dengan yang tidak berpendidikan, terutama dalam pelafalan kata yang berasal dari bahasa asing, misalnya fitnah, kompleks,vitamin, video, film, fakultas. Penutur yang tidak berpendidikan mungkin akan mengucapkan pitnah, komplek, pitamin, pideo, pilm, pakultas. Perbedaan ini juga terjadi dalam bidang tata bahasa, misalnya mbawa seharusnya membawa, nyari seharusnya mencari. Selain itu bentuk kata dalam kalimat pun sering menanggalkan awalan yang seharusnya dipakai.
contoh:
1) Ira mau nulis surat à Ira mau menulis surat
2) Saya akan ceritakan tentang Kancil à Saya akan menceritakan tentang Kancil.

Ragam bahasa berdasarkan sikap penutur. Ragam bahasa dipengaruhi juga oleh setiap penutur terhadap kawan bicara (jika lisan) atau sikap penulis terhadap pembawa (jika dituliskan) sikap itu antara lain resmi, akrab, dan santai. Kedudukan kawan bicara atau pembaca terhadap penutur atau penulis juga mempengaruhi sikap tersebut. Misalnya, kita dapat mengamati bahasa seorang bawahan atau petugas ketika melapor kepada atasannya. Jika terdapat jarak antara penutur dan kawan bicara atau penulis dan pembaca, akan digunakan ragam bahasa resmi atau bahasa baku. Makin formal jarak penutur dan kawan bicara akan makin resmi dan makin tinggi tingkat kebakuan bahasa yang digunakan. Sebaliknya, makin rendah tingkat keformalannya, makin rendah pula tingkat kebakuan bahasa yang digunakan.
Bahasa baku merupakan ragam bahasa yang dipakai dalam situasi resmi/formal, baik lisan maupun tulisan.
Bahasa baku dipakai dalam :
a. pembicaraan di muka umum, misalnya pidato kenegaraan, seminar, rapat dinas memberikan kuliah/pelajaran;
b. pembicaraan dengan orang yang dihormati, misalnya dengan atasan, dengan guru/dosen, dengan pejabat;
c. komunikasi resmi, misalnya surat dinas, surat lamaran pekerjaan, undang-undang;
d. wacana teknis, misalnya laporan penelitian, makalah, tesis, disertasi.

Segi kebahasaan yang telah diupayakan pembakuannya meliputi
a. tata bahasa yang mencakup bentuk dan susunan kata atau kalimat, pedomannya adalah buku Tata Bahasa Baku Indonesia;
b. kosa kata berpedoman pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI);
c. istilah kata berpedoman pada Pedoman Pembentukan Istilah;
d. ejaan berpedoman pada Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan (EYD);
e. lafal baku kriterianya adalah tidak menampakan kedaerahan.

Rabu, 28 Oktober 2009

Pengaruh Bahasa Asing terhadap Bahasa Indonesia

zaman sekarang, hanya bisa menggunakan satu bahasa saja sangatlah sulit untuk bisa masuk dalam global competition. apalagi posisi negara kita yaitu sebagai negara berkembang yang masih memerlukan bantuan dan kontribusi dari negara lain khususnya negara maju.
apalagi kalau bukan BAHASA . setiap individu setidaknya bisa menggunakan bahasa asing atau bahasa internasional. kita tahu bahwa bahasa internasional Bahasa Inggris.
untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang dari negara lain, orang tersebut pasti menggunakan bahasa inggris. tidak terkecuali orang indonesia.
bahasa inggris, dimana merupakan bahasa asing di negara indonesia, mempunyai peranan besar bagi indonesia itu sendiri. pengaruh yang diberi pun beraneka ragam. ada yang memberikan pengaruh positif dan tidak jarang juga ada yang meberikan pengaruh negatif.
dengan keberadaan bahsasa inggris ( bahasa asing ) sebagai bahasa internasional, pendidikan indonesia mulai dari taman bermain sampai dengan universitas memiliki kurikulum dan pelajaran tentang bahasa inggris. ini dilakukan agar sumber daya manusia indonesia dapat ikut andil dalam globalisasi dunia. pengaruh yang cukup positif bukan.
pengaruh negatif dari bahasa asing itu sendiri ada. belakangan ini, pengaruh negatif dari bahasa asing tersebut sudah terlihat. seperti pada perkembangan anak. cara pemakaian bahasa belakang ini yang sedang populer di semua kalangan adalah penggunaan bahasa campur aduk. bahasa indonesia dikombinasikan dengan bahasa asing. banyak anak – anak sekarang yang merasa lebih percaya diri dan gaul jika menggunakan bahasa campur aduk tersebut. ini jelas mengurangi kekaedahan dan keabsahan akan bahasa indonesia yang menjadi bahasa persatuan itu sendiri.
sejarah juga mencatat, bahwa presiden pertama republik indonesia, soekarno pernah menggunakan tiga bahasa sekaligus dalam pidatonya. dalam pidatonya tersebut, beliau menggunakan bahasa indonesia, yang dicampuradukan dengan bahasa sunda dan bahasa belanda.
tidak hanya soekarno, aktivis nasional soe hok gie, dalam bukunya catatan demostran, biasa mencampur bahasa indonesia dengan bahasa inggris.
itu pun berlangsung pada buku – buku lain sampai sekarang.
jadi, ada dua pengaruh bahasa asing terhadap bahasa indonesia itu sendiri, yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. pengaruh negatif itu sendiri terlihat pada perkembangan anak yang tidak lagi memperdulikan keabsahan bahasa indonesia.


Minggu, 11 Oktober 2009

Bahasaku ialah Bahasa Indonesia

Negara Indonesia terdiri dari banyaknya pulau-pulau yang dipisahkan oleh laut, selat. Salah satu alat pemersatu bangsa Indonesia adalah bahasa Indonesia. Tidak banyak yang bisa berbahasa Indonesia, misalnya masyarakat yang tinggal di desa-desa dan suku-suku yang terpencil dari keramaian kota. Mereka lebih memilih menggunakan bahasa daerah dibandingkan bahasa Indonesia. Menurut saya, faktor yang mempengaruhniya adalah pendidikan di desa kurang, sehingga anak-anak tidak terlalu mempedulikan bahasa Indonesia, sebagai bahasa yang penting. Padahal bahasa Indonesia tidak hanya dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa, tapi sebagai dasar pendidikan yang penting dalam percakapan sehari-hari.

Tidak hanya di desa, di kota-kota besar pun bahasa Indonesia sekarang sudah jarang dipakai dalam percakapan mereka, contohnya dalam percakapan antar teman. Kita sering menggunakan bahsa yang kurang baku, yang disebut juga “Bahasa Gaul”, jika anak-anak murid tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, maka teman-teman lainnya akan mengejeknya, padahal bahsa Indonesia sangatlah penting, dan seharusnya kita menerapkannya dalam lingkunagn sekolah ataupun dalam perguruan tinggi. Bahasa Indonesia yang baku baru benar-benar digunakan pada saat acara-acara yang formal contohnya pada saat seminar ataupun rapat. Mereka menggunakan bukan karena bangga berbahasa Indonesia, tapi karena formalitas saja dalam acara tersebut.

Jaman sekarang anak-ank sekolah maupun dalam perguruan tinggi, hamper semua menggunakan bahasa tidak baku, contohnya “saya”, mereka lebih suka menyebutkan “gue”. Dan contoh lainnya adalah “minta tolong”, mereka lebih suka menyebutkan “please”. Sekarang budaya barat sudah masuk kedalam Negara Indonesia, seharusnya kita lebih bangga menggunakan bahasa Indonesia, daripada bahasa inggris, karena Negara kita mempunyai bahsa sendiri. Mungkin hanya sedikit anak-anak dan mahasiswa yang menggunakan bahasa yang baik dan benar yang menurut kaidah EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Bangsa Indonesia belum sepenuhnya bangga terhadap kebudayaan Indonesia. Buktinya saja, budaya kita, adat istiadat, banyak di ambil oleh Malaysia, Negara tetangga kita yang paling dekat. Mengapa hal itu bisa terjadi? Itu karena pemerintah belum mempromosikan kebudayaan kita kepada Negara lainnya, sehingga Malaysia seenaknya mengambil kebudayaan kita, contohnya saja yang kita lihat berita di tv, Malaysia mengambil budaya Tari Kecak, itu sebenarnya adalah tarian dari Bali, tapi mengapa Malaysia dengan gampang mengaku bahwa tari kecak berasal dari Negara mereka. Conoh lainnya adalah Batik, Makanan-makanan khas Indonesia, Seruling, Angklung, dll. Pemerintah seharusnya menjaga kebudayaan kita, dan kita sebagai warga negaranya melestarikannya. Kita jangan hanya bisa berdemo apabila Malaysia mengambil kebudayaan kita, sebenarnya kita yang kurang waspada dalam melestarikan kebudayaan kita.

Cara yang paling tepat agar menumbuhkan rasa ingin berbahasa Indonesia adalah sebaiknya di sekolah-sekolah diterapkan wajib berkomunikasi dengan bahasa Indonesia di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi, agar anak-anak bisa terbiasa berbahasa Indonesia. Guru-guru juga turut membantu anak muridnya dalam belajar berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Selain itu, orangtua mereka juga hatus turut membantu dalam pelaksanaannya. Karena dalam ruang lingkup keluarga adalah yang paling penting dalam mengambil bagian tersebut.